Delia Arnindita Larasati - detikhot
Jakarta - Charlie Sheen mengaku telah memberi tahu semua pasangan mengenai virus HIV yang diidapnya sebelum berhubungan seks. Namun sejumlah mantan pacar tak berpendapat sama.
Enam orang wanita yang tak mau mengungkapkan identitasnya menghubungi salah satu pengacara di California. Mereka berniat untuk menuntut Charlie karena tak diberitahu mengenai keadaannya sebelum berhubungan seks.
Menurut keterangan pengacara, wanita-wanita tersebut kini tengah mempertimbangkan tuntutan yang akan dilayangkan kepada Charlie. Merasa dibohongi oleh sang aktor, keenamnya merasa menderita secara emosional, menjadi korban penipuan dan berniat untuk menuntut karena Charlie secara sembrono menyebarkan virus yang menular secara seksual.
"Ini bukanlah sebuah pemerasan. Jika nama Charlie Sheen adalah Charlie Brown, dia tetap masih bisa digugat. Dia harus bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan. Apa yang ia lakukan bisa menjadi tindak kriminal juga," ujar sang pengacara dikutip dari NY Daily News, Rabu (18/11/2015).
Baca juga: 'Charlie Sheen Positif HIV, Tidak Mengidap AIDS'
Sang pengacara menyebut kliennya mulai dari bintang film porno hingga fans. Hingga kini setidaknya ada 10 orang wanita yang mengaku korban kebohongan Charlie yang meminta bantuan sang pengacara. Salah satu wanita mengklaim telah berhubungan seks dengan Charlie dalam beberapa pekan terakhir tanpa tahu sang aktor mengidap HIV. Namun wanita-wanita tersebut tak ingin muncul di hadapan publik karena tak ingin mempermalukan keluarganya.
Charlie Sheen mengaku mengidap virus HIV di acara Today pada Senin (16/11) waktu setempat. Dalam kesempatan tersebut, ayah lima anak itu mengaku sudah mengetahui penyakit yang dideritanya sejak empat tahun lalu.
(dal/mmu)
Enam orang wanita yang tak mau mengungkapkan identitasnya menghubungi salah satu pengacara di California. Mereka berniat untuk menuntut Charlie karena tak diberitahu mengenai keadaannya sebelum berhubungan seks.
Menurut keterangan pengacara, wanita-wanita tersebut kini tengah mempertimbangkan tuntutan yang akan dilayangkan kepada Charlie. Merasa dibohongi oleh sang aktor, keenamnya merasa menderita secara emosional, menjadi korban penipuan dan berniat untuk menuntut karena Charlie secara sembrono menyebarkan virus yang menular secara seksual.
"Ini bukanlah sebuah pemerasan. Jika nama Charlie Sheen adalah Charlie Brown, dia tetap masih bisa digugat. Dia harus bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan. Apa yang ia lakukan bisa menjadi tindak kriminal juga," ujar sang pengacara dikutip dari NY Daily News, Rabu (18/11/2015).
Baca juga: 'Charlie Sheen Positif HIV, Tidak Mengidap AIDS'
Sang pengacara menyebut kliennya mulai dari bintang film porno hingga fans. Hingga kini setidaknya ada 10 orang wanita yang mengaku korban kebohongan Charlie yang meminta bantuan sang pengacara. Salah satu wanita mengklaim telah berhubungan seks dengan Charlie dalam beberapa pekan terakhir tanpa tahu sang aktor mengidap HIV. Namun wanita-wanita tersebut tak ingin muncul di hadapan publik karena tak ingin mempermalukan keluarganya.
Charlie Sheen mengaku mengidap virus HIV di acara Today pada Senin (16/11) waktu setempat. Dalam kesempatan tersebut, ayah lima anak itu mengaku sudah mengetahui penyakit yang dideritanya sejak empat tahun lalu.
(dal/mmu)
ConversionConversion EmoticonEmoticon