Desi Puspasari - detikhot
Sandra Dewi Terharu Melihat Khidmatnya Pernikahan Chelsea Olivia
Melihat Chelsea Olivia Menikah, Sandra Dewi Merinding
Siap Nikah, Sandra Dewi: Tinggal Uangnya Aja
Sandra Dewi Makin Lengket dengan Pengusaha
Sandra Dewi Kerja Keras Terus Demi Masa Depan Anak-anaknya
Siap Menikah, Sandra Dewi Pacaran Terus di Akhir Pekan
"); //]]>
Jakarta - Sebagai seorang warga negara yang baik, Dewi Sandra memastikan dirinya tak pernah terlambat membayar pajak. Sehingga, penyanyi berusia 35 tahun itu merasa berhak untuk menyuarakan kritiknya kepada pemerintah jika menilai ada yang tak benar.
Ditemui di daerah Pancoran, Jakarta Selatan pada Senin (12/10) Dewi mengaku tak merasa bangga disebut sebagai salah satu sumber pemberi pajak terbesar. Alasannya, istri Agus Rahman tersebut juga mendapatkan fasilitas sesuai apa yang dibayarkannya.
"Saya rasa untuk jadi bangga atau tidak bukan itu poinnya. Poinnya adalah menjalankan kewajiban kita aja. Kita juga mendapatkan banyak fasilitas. Apalagi yang harus dibanggakan?" ujar Dewi kepada awak media.
Baca juga: Stuart Collin Ajukan Syarat Jika Risty Tagor Ngotot Cerai
Namun Dewi menegaskan, selain mendapatkan fasilitas yang sudah seharusnya didapatkan, publik juga berhak untuk memberikan kritik kepada negara jika merasa ada fasilitas yang dirasa kurang sepadan.
"Sering (kritik) lewat sosial media. Kita berhak menuntut negara, saya sebagai pembayar pajak kenapa masih ada lobang (di jalan). Di Indonesia sebagai pembayar pajak kenapa jalanan kita masih berlobang atau trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki dipergunakam oleh motor. Kita berhak karena telah menjalankan kewajiban kita," tegasnya.
(dal/mmu)
Ditemui di daerah Pancoran, Jakarta Selatan pada Senin (12/10) Dewi mengaku tak merasa bangga disebut sebagai salah satu sumber pemberi pajak terbesar. Alasannya, istri Agus Rahman tersebut juga mendapatkan fasilitas sesuai apa yang dibayarkannya.
"Saya rasa untuk jadi bangga atau tidak bukan itu poinnya. Poinnya adalah menjalankan kewajiban kita aja. Kita juga mendapatkan banyak fasilitas. Apalagi yang harus dibanggakan?" ujar Dewi kepada awak media.
Baca juga: Stuart Collin Ajukan Syarat Jika Risty Tagor Ngotot Cerai
Namun Dewi menegaskan, selain mendapatkan fasilitas yang sudah seharusnya didapatkan, publik juga berhak untuk memberikan kritik kepada negara jika merasa ada fasilitas yang dirasa kurang sepadan.
"Sering (kritik) lewat sosial media. Kita berhak menuntut negara, saya sebagai pembayar pajak kenapa masih ada lobang (di jalan). Di Indonesia sebagai pembayar pajak kenapa jalanan kita masih berlobang atau trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki dipergunakam oleh motor. Kita berhak karena telah menjalankan kewajiban kita," tegasnya.
(dal/mmu)
Dewi mengaku merinding saat pertama kali mendengar demo lagu ciptaan Melly Goeslaw itu. Pool/Noe/detikFoto.<br />
ConversionConversion EmoticonEmoticon