Rabu, 15/05/2013 13:45 WIB
10 Selebriti Transgender Tercantik di Asia + Foto Masa Lalunya (II)
Rabu, 15/05/2013 13:44 WIB
Gugatan KCI Terhadap Inul Daratista Ditolak!
Rabu, 15/05/2013 13:33 WIB
'Di Atas Rata-rata', Angin Segar Musik Anak Indonesia
Rabu, 15/05/2013 11:40 WIB
Ashanty & Anang Main Film Bareng
Rabu, 15/05/2013 11:12 WIB
Nadia Vega Cerita Soal Perselingkuhan Hingga Pacari Animator
Rabu, 15/05/2013 10:23 WIB
Muzdhalifah Hamil, Nassar Suka Mual-mual
Dicky Ardian - detikhot
Jakarta - Sidang perkara penganiayaan Eza Gionino terhadap Ardina Rasti kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2013). Kali ini, Eza sebagai terdakwa memberikan kesaksiannya.
Dalam kesaksian tersebut, Eza membantah telah menganiaya mantan kekasihnya itu. Bahkan menurutnya, bukti rekaman suara yang dimiliki Rasti sebagai rekayasa.
"Setiap saya menarik selimut. Saya ingat, dia bilang jangan tampar aku, ya saya enggak tampar dia. Tidak ada yang saya lakukan," ungkapnya.
Menurutnya kala itu ia dan Rasti memang terlibat adu mulut. Bahkan, saat berada di rumah Rasti, Eza menendang pintu kaca hingga pecah.
Pecahan kaca itu pun diyakini Eza terinjak oleh Rasti. "Visum kakinya cedera dari pecahan kaca itu," tegasnya.
Sementara itu, di luar sidang Eza juga meyakinkan dirinya tidak bersalah. "Kalau didengarkan semuanya, ada suara kresek-kresek dan gubrak, saat suara di tempat tidur. Saya jadi ingat dia sempat bilang jangan tampar aku. Saya tidak tahu posisinya direkam saat saya berantem. Makanya saya bilang, aku enggak menampar kamu. Saya bilang kamu gila ya?" akunya.(nu2/nu2)
Dalam kesaksian tersebut, Eza membantah telah menganiaya mantan kekasihnya itu. Bahkan menurutnya, bukti rekaman suara yang dimiliki Rasti sebagai rekayasa.
"Setiap saya menarik selimut. Saya ingat, dia bilang jangan tampar aku, ya saya enggak tampar dia. Tidak ada yang saya lakukan," ungkapnya.
Menurutnya kala itu ia dan Rasti memang terlibat adu mulut. Bahkan, saat berada di rumah Rasti, Eza menendang pintu kaca hingga pecah.
Pecahan kaca itu pun diyakini Eza terinjak oleh Rasti. "Visum kakinya cedera dari pecahan kaca itu," tegasnya.
Sementara itu, di luar sidang Eza juga meyakinkan dirinya tidak bersalah. "Kalau didengarkan semuanya, ada suara kresek-kresek dan gubrak, saat suara di tempat tidur. Saya jadi ingat dia sempat bilang jangan tampar aku. Saya tidak tahu posisinya direkam saat saya berantem. Makanya saya bilang, aku enggak menampar kamu. Saya bilang kamu gila ya?" akunya.(nu2/nu2)
Ardina Rasti Kembali Ceria.
Ardina Rasti dengan Rambut Barunya.
Eza Gionino Kembali Jalani Sidang.
Tak Hadir Sidang, Ardina Rasti Gelar Jumpa Pers.
Senyuman Eza Gionino di Sidang Perdananya.
ConversionConversion EmoticonEmoticon